BuolNewsline.Id-Polemik status Asrama Putra (Aspura) Mahasiswa Buol di Kota Palu yang menyeret nama Pimpinan DPRD Kabupaten Buol hingga munculnya surat permintaan Bupati Buol kepada Pemda Tolitoli akhirnya terjawab.
Ketua DPRD Buol Ryan Nathaniel Kwendy akhirnya angkat bicara usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Sidang Utama bersama tokoh dan Pengurus Besar Ikatan Kerukunan Indonesia Buol (PB-IKIB) Sulteng, Selasa (13/10/2026).
Ryan dengan tegas membantah tudingan keterlibatannya. Ia mengaku tidak tahu menahu soal persoalan asrama tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya pertemuan yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Satpol PP sekira bulan Juni 2026 di Kabupaten Tolitoli, dirinya diundang atas nama lembaga. Pertemuan yang dilaksanakan di rumah jabatan Bupati Tolitoli itu seingatnya bukan membahas tentang aset Aspura di Palu.
“Tapi ternyata berubah dan saya merasa terjebak dengan masalah itu,” ungkap Ryan.
Karena merasa terjebak dalam pembahasan yang tidak sesuai agenda awal, ia memilih untuk tidak melibatkan diri dan tidak berkomentar.
“Saya tidak pernah berkomentar soal status asrama karena memang saya tidak tahu, sehingga tidak melibatkan diri dalam pembahasan kala itu. Soal surat Bupati kepada Pemda Tolitoli pun saya tidak tahu,” tegasnya kepada media ini Selasa 13/10/2026 di Kantor DPRD.
Pernyataan tegas ini sekaligus meluruskan isu liar yang menyeret lembaga DPRD dalam pusaran sengketa aset Aspura antara Buol dan Tolitoli.(**)
Penulis : Rustam Baculu










