Dirut PDAM Arogan Kepada Wartawan DPC PJS Buol Dan Aktivis Pemuda Minta Bupati Segera Evaluasi Kinerjanya

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline. Id-Dugaan Pungutan Liar (Pungli) masih terus bergulir di tubuh PDAM Motanang setelah dalam pemberitaan beberapa media online. Plt Dirut, Abdul Nasir, S.PdI, disebut menghalangi tugas jurnalistik wartawan yang  ingin mengklarikasi langsung adanya dugaan praktik pungli di kelurahan Buol dan pelayanan tidak maksimal di kantor PDAM.

Ketua DPC Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Buol, Ruslan Panigoro, dalam keterangan pers menegaskan,, staf Dirut selalu memberikan alasan seperti “banyak agenda”, “kurang sehat”, dan “tidak mau diganggu atau ditemui” ketika awak media mencoba melakukan konfirmasi di kantor PDAM.

Tindakan ini dianggap arogan, berupaya menutupi kebenaran, dan melanggar UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Aktivis pemuda Buol, Rudi Loi kepada awak media menyebut, “Dugaan praktik pungli di PDAM Motanang menunjukkan bobroknya sistem pelayanan publik jika tidak diawasi dengan serius. Bupati Buol harus segera mengevaluasi kinerja Plt Dirut PDAM dan menindak tegas praktik semacam ini. Air bersih adalah hak dasar warga, bukan komoditas yang bisa dipercepat dengan uang. Jangan biarkan pelayanan publik dijadikan ladang pungli yang mencederai nurani dan keadilan sosial.” Tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena bukan hanya merugikan warga, tetapi juga menodai kredibilitas pelayanan publik dan kebebasan pers. Warga berharap tindakan tegas segera dilakukan agar pelayanan PDAM Motanang kembali transparan dan adil.

Dengan adanya kasus semacam ini PJS dan aktivis pemuda Buol meminta Bupati Buol segera mengevaluasi kinerja secara menyeluruh di tubuh PDAM agar transparans terhadap pelayanan publik terutama memberikan informasi terkait program dan perkembangan pada media masa bukan menutupi atau menghalang-halangi tugas wartawan ketika datang melakukan konfirmasi.

*.ini yang perlu di pahami oleh pihak PDAM agar masyarakat tahu sistim pelayanan yang sebenarnya apalagi menyangkut hajat hidup orang banyak. “.Demikian Rudi Loi /tim

 

 

Berita Terkait

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Unggahan “Orang Hilang” Seret Nama Bupati Buol, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 197 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Minggu, 13 September 2026 - 19:09

PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan

Jumat, 11 September 2026 - 15:47

Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh

Berita Terbaru