BUOL! NEWSLINE. ID – Pemerintah Desa Tamit Kecamatan Bunobogu Kabupaten buol Sulteng tidak melaksanakan program prioritas di tahun 2026 alasannya karena keterbatasan anggratan di desa penyebabnya efesiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat berdampak pada semua desa tidak tanggung-tanggung Dana Desa (DD) dan ADD anggarannya di pangkas. Program prioritas yang tidak dilaksanakan meliputi sektor perikanan pertanian dan perkebunan.
“Ada desa di buol tersisa Rp 50 juta anggaran Dana Desa setelah di lakukan pemangkasan hal ini yang membuat kepala desa berpikir untuk melaksanakan program prioritas di desa karena uang yang masuk tidak bisa membiayai kegiatan. ” Ungkap Kades Tamit Ramli K Sulu pada Media ini minggu di desa Tamit (18/1/2026)
Dijelaskannya bahwa untuk program skala prioritas kades terpaksa tahin ini berusaha membuat proposal ke dinas teknis untuk diteruskan kepada kementrian sebagai solusi . Hal ini karena kebutuhan petani dan nelayan sangat penting, seperti pengadaan alat tangkap ikan dan mesin kapal serta pengadaan bibit kelapa sawit cepat mendapat respon positif untuk di berikan bantuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kebutuhan petani dan nelayan sangat mendesak, jadi kami harus mencari solusi untuk membantu mereka,” Ungkap Ramli
Ia menambahkan bahwa program stunting dan bantuan langsung tunai (BLT) kepada penerima manfaat masih menjadi prioritas desa tahun ini
Ramli berharap bahwa proposal yang nantinya diajukan tahun ini dapat segera diproses dan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Dengan demikian, program prioritas dapat dilaksanakan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tamit.
“Solusi kita terpaksa mencoba buat proposal dari desa siapa tahu tahun jni dapat bantuan dari pemerinta pusat untuk memenuhi permintaan petani dan nelayan di desa. “. Demikian Ramli kades Tamit. (tam).










