Black Moon Menyapa: Malam Lebih Gelap dari Biasanya

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

newsline.id — Fenomena langka kembali menyapa langit malam pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Kali ini, masyarakat dunia dapat menyaksikan peristiwa yang disebut Black Moon atau “Bulan Hitam”. Fenomena ini jarang terjadi, sehingga selalu menjadi perhatian para pecinta astronomi dan pengamat langit.

Secara astronomis, Black Moon adalah istilah yang digunakan ketika terjadi fase Bulan Baru kedua dalam satu bulan kalender. Karena Bulan Baru berarti posisi bulan berada sejajar dengan Matahari dan Bumi, maka cahaya bulan tidak akan tampak sama sekali di langit malam. Itulah sebabnya fenomena ini dinamakan “bulan hitam”.

Menariknya, Black Moon tidak bisa dilihat secara kasat mata seperti gerhana atau supermoon. Justru karena ketiadaan cahaya bulan, malam akan tampak lebih gelap dari biasanya. Kondisi ini memberi kesempatan terbaik bagi pengamat bintang untuk menikmati keindahan Milky Way dan fenomena langit lain tanpa gangguan cahaya bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi masyarakat umum, fenomena ini mungkin tidak terlalu terasa perbedaannya. Namun, bagi para astronom, Black Moon sangat berharga karena memberikan waktu ideal untuk mengamati hujan meteor Perseid yang masih berlangsung, serta benda langit redup lain seperti nebula dan gugus bintang.

Fenomena Black Moon juga kerap dikaitkan dengan mitos dan kepercayaan masyarakat di berbagai belahan dunia. Ada yang menganggapnya sebagai simbol pembaruan atau awal dari sesuatu yang baru, sementara yang lain mengaitkannya dengan pertanda spiritual. Meski begitu, secara ilmiah fenomena ini hanyalah bagian alami dari siklus orbit bulan.

Dengan terjadinya Black Moon hari ini, langit malam Indonesia akan tampak lebih gelap. Jika cuaca cerah dan minim polusi cahaya, inilah saat yang tepat untuk melakukan aktivitas astronomi sederhana, seperti berburu bintang atau sekadar menikmati keindahan langit malam yang lebih “murni”. (**)

Berita Terkait

Buol Darurat Narkoba, Pemda Diminta Lakukan Langkah Kongkrit Untuk Berantas Barang Haram Ini Beredar Luas
Kanwil Ditjenpas Sulteng Komitmen Menciptakan Lingkungan Pemasyarakatan Yang Bersih Dari Narkoba
Bupati Lepas Ribuan Peserta Karnaval Menyambut HUTDA Ke 26 Tahun di Alun-Alun Taman Kota Buol
Bupati Pimpin Rapat Sekaligus Mediasi Terkait Polemik Perayaan HUTDA Ke 26 Tahun Bersama Ulama
Mengenal Aries: Kepribadian, Cinta, dan Cara Mengelola Energi
Dari Rumor hingga Kenyataan: Pratama Arhan Benar-Benar Ajukan Cerai
Zodiak Minggu Ini: Siapa yang Beruntung dan Siapa yang Harus Waspada?
“Ospek Calon Mantu” ala Soimah Memicu Pro-Kontra Publik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 November 2025 - 15:26

Buol Darurat Narkoba, Pemda Diminta Lakukan Langkah Kongkrit Untuk Berantas Barang Haram Ini Beredar Luas

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:41

Kanwil Ditjenpas Sulteng Komitmen Menciptakan Lingkungan Pemasyarakatan Yang Bersih Dari Narkoba

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:26

Bupati Lepas Ribuan Peserta Karnaval Menyambut HUTDA Ke 26 Tahun di Alun-Alun Taman Kota Buol

Kamis, 9 Oktober 2025 - 21:00

Bupati Pimpin Rapat Sekaligus Mediasi Terkait Polemik Perayaan HUTDA Ke 26 Tahun Bersama Ulama

Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:06

Mengenal Aries: Kepribadian, Cinta, dan Cara Mengelola Energi

Berita Terbaru