BUKALNewsline.Id- Sudah sembilan bulan kemarau panjang melanda sebagian besar wilayah Indonesia tak terkecuali Kabupaten Buol Sulawesi Tengah. Dampaknya mulai terasa dari kota hingga pelosok desa masyarakat mulai menjerit kekurangan air bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Krisis air bersih ini paling dirasakan warga pedesaan yang hanya mengandalkan sumur gali. Debit air yang terus menyusut bahkan mengering total membuat warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, Gerakan Pemuda Ansor – Banser Kabupaten Buol tergerak melakukan aksi kemanusiaan. Mereka bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Buol melaksanakan bakti sosial penyaluran air bersih.
Aksi tersebut menyasar salah satu wilayah yang paling terdampak, yakni Desa Bungkudu, Kecamatan Bukal. Desa ini dilaporkan menjadi salah satu desa dengan krisis air bersih cukup parah akibat kemarau berkepanjangan.
Aksi kemanusiaan yang bertajuk “Ansor Banser Peduli Penyaluran Air Bersih” ini menerjunkan armada truk tangki air. Pasokan air bersih disuplai langsung door to door kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pantauan media ini di lapangan Jumat (25/9/2026), antusiasme warga begitu tinggi. Begitu mendengar truk tangki datang, warga berbondong-bondong menyiapkan wadah penampungan.
Ember, drum, hingga galon disusun rapi di pinggir jalan. Pemandangan haru terlihat saat petugas gabungan dari BPBD, Damkar, serta personil Banser bahu-membahu mengalirkan air bersih secara tertib ke wadah-wadah milik warga.
Aksi ini mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang warga Desa Bungkudu, Maryam, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
“Alhamdulillah kami warga Desa Bungkudu diberikan air bersih karena sumur kami sudah kering, tidak ada lagi yang bisa diharap untuk kebutuhan keluarga di rumah,” ungkap Maryam kepada media ini dengan wajah haru.
Wawan Isa perwakilan dari GP Ansor Buol menegaskan bahwa kegiatan kolaboratif bersama Pemerintah Daerah (Pemda Buol), BPBD, dan Damkar ini merupakan wujud kepedulian nyata organisasi kepemudaan terhadap penderitaan rakyat.
Menurutnya air bersih adalah kebutuhan paling mendasar yang tidak bisa ditunda. Oleh karena itu, Ansor Banser terpanggil untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang kesulitan.
Sementara itu, warga Desa Bungkudu mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan pasokan air bersih yang disalurkan, karena sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, minum, dan mencuci di tengah kondisi kekeringan saat ini.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Buol, Moh Syam Manto, mengatakan kegiatan baksos ini merupakan kerja sama dengan Pemda Buol melalui BPBD dan Satuan Damkar. Ia menegaskan penyaluran air bersih ini dimulai dari Desa Bungkudu dan akan berlanjut ke desa-desa lain yang terdampak kekeringan.
“Kegiatan ini kami mulai dari Desa Bungkudu dan insya Allah akan kami lanjutkan ke desa-desa lain yang juga mengalami krisis air bersih. Kami jadwalkan sampai hari Minggu, termasuk bantuan dari para pengusaha yang meminta bantuannya untuk disalurkan bersama-sama Ansor,” pungkas Moh Syam Manto. (**)










