Rekanan Protes, BPKAD Buol Utang Pemda Tetap Akan Dibayar Setelah Pergeseran Anggaran Tahun Ini

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL!NEWSLINE.ID- Gelombang protes dari rekanan yang mengerjakan proyek pemerintah di Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng)  terus bergulir. Sejumlah rekanan yang telah menyelesaikan paket pekerjaan pada tahun 2025 masih belum menerima pembayaran dari pemerintah daerah (Pemda).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Moh. Kasim Ali saat konfrensi pers kamis 8/1/2026 di kantor BPKAD menjelaskan bahwa kondisi keuangan daerah yang mengalami defisit anggaran atas kebijakan efensiensi pemronta pusat menjadi penyebab belum terbayarnya pekerjaan tersebut.

“Kondisi keuangan daerah masih minim, namun utang tersebut tetap akan dibayarkan setelah selesai pergeseran anggaran tahun ini,” ujarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Moh. Kasim Ali menambahkan bahwa tercatat kurang lebih Rp 21 milyar utang daerah yang harus dibayar termasuk para kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjan di tahun 2025, Pihaknya sudah menyampaikan kepada Inspektorat selaku pengawas internal Pemda untuk melakukan pemeriksaan pekerjaan rekanan sebagai dasar untuk membayar nanti.

“Kami akan berusaha untuk membayar utang-utang tersebut secepatnya setelah anggaran tersedia,” tambahnya.

Kendala lainnya adalah Dana Bagi Hasil (DBH) yang seharusnya full diterima dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan pusat namun tidak sepenuhnya ditransfer dengan alasan tidak memenuhi target.

.”provinsi seharusnya mencairkan dana  Rp 14 milyar, namun hanya setengah yang ditransfer. Demikian juga dari pusat,” jelas Moh. Kasim Ali yang di dampingi Ismail Kepala Bidang (Kabid) Media Dinas Kominfo Buol

Hal ini menjadi kendala untuk membayar paket pekerjaan fisik yang dilaksanakan rekanan pada tahun 2025.

“Kalau semua DBH full di transfer provinsi ke kas daerah, sudah tentu banyak rekanan yang sudah kita bayarkan,” ujar Moh. Kasim Ali. Pihaknya berharap agar rekanan dapat memahami situasi keuangan daerah yang sedang sulit ini. (tam).

Berita Terkait

Kantongi Dana Rp2 Miliar Bupati Buol Pimpin Rapat Matangkan TC 21 Cabor Jelang Porprov Sulteng di Morowali
Pimpin Sertijab 15 Pejabat Kecamatan dan Kelurahan, Sekda Buol Ingatkan Jangan Cuma Duduk di Kantor
Ikuti Rakor Inflasi Kemendagri, Wabup Buol Siapkan Jurus Jaga Harga dan Kawal Sertifikat Gratis untuk Warga Miskin
Wabup Buol Hadiri Entry Meeting BPK, Siap Kawal Pemeriksaan Dana Pendidikan Hingga Semester I 2026
19 Tokoh Pejuang Buol Bersatu Kawal Perda Penghargaan Pejuang, Sekda: Siapapun Bupatinya Wajib Hargai Pejuang
Rumah Lapuk Tukang Kayu di Kulango Disulap TNI Jadi Layak Huni
Dari Ruang Kelas di Ujung Bokat ke Pucuk Disdikbud, Mahmud U Timumun Buktikan Dedikasi Guru Berbuah Kepercayaan
Bupati Buol Lantik 158 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Pengabdian
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:32

Kantongi Dana Rp2 Miliar Bupati Buol Pimpin Rapat Matangkan TC 21 Cabor Jelang Porprov Sulteng di Morowali

Jumat, 6 November 2026 - 09:04

Pimpin Sertijab 15 Pejabat Kecamatan dan Kelurahan, Sekda Buol Ingatkan Jangan Cuma Duduk di Kantor

Jumat, 6 November 2026 - 08:52

Ikuti Rakor Inflasi Kemendagri, Wabup Buol Siapkan Jurus Jaga Harga dan Kawal Sertifikat Gratis untuk Warga Miskin

Jumat, 6 November 2026 - 08:44

Wabup Buol Hadiri Entry Meeting BPK, Siap Kawal Pemeriksaan Dana Pendidikan Hingga Semester I 2026

Jumat, 6 November 2026 - 08:24

19 Tokoh Pejuang Buol Bersatu Kawal Perda Penghargaan Pejuang, Sekda: Siapapun Bupatinya Wajib Hargai Pejuang

Berita Terbaru