BUOL! NEWSLINE. ID- Ratusan ekor ikan air tawar yang ada di Balai Beni Kelurahan Kulango dilaporkan mati. Warga setempat menduga bahwa Dinas Perikanan telah menutup mata terhadap nasib ikan-ikan tersebut karena kurang di beri makan
Terhitung Sejak awal Januari hingga di akhir tahun 2025 ini Balai Pengembangan Beni Ikan mahal di Kulango tersebut tidak mendapat pasokan pakan sehingga banyak ikan yang mati begitu saja di biarkan mengendap di dalam kolam.
“Kami sangat kecewa dengan sikap Dinas Perikanan yang seolah-olah tidak peduli dengan nasib ikan-ikan ini,” kata seorang warga setempatsetempat yang enggan di sebut namanya pada Media inj
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut warga, ratusan ekor ikan air tawar yang mati tersebut merupakan hasil budidaya yang telah dirawat dengan baik oleh petugas balai. Namun, karena tidak ada pasokan makanan ikan-ikan tersebut akhirnya mati sia-sia tidak tertolong
Pantauan media ini kondisi balai beni ikan tawar Kulango memprihatinkan terkesan tidak terawat dengan baik, Warga setempat berharap agar Dinas Perikanan dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.
“Kami tidak ingin melihat ikan-ikan lain juga mati karena kekurangan pakan,” tambah warga tersebut.
Menyikapi masalah ini Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Buol Dr Tonang Malongi S. Pd MA dalam siaran Persnya pada media ini Rabu 3/12/2025 dari Palu mengatakan untuk mengatisipasi kekurangan pakan pihaknya telah mendatangkan bibit Azolla sebagai pakan alternatif ikan.
Dijelaskannya Azolla ini adalah pakan alternatif bernutrisi tinggi yang kaya protein, asam amino, vitamin, dan mineral, sehingga cocok untuk ikan, unggas, dan ternak lainnya. Pemanfaatannya dapat menekan biaya pakan hingga 50%, mudah dibudidayakan, dan cepat tumbuh, menjadikannya pilihan yang lebih hemat dan sehat dibandingkan pakan komersial.
Selain itu Keunggulan azolla sebagai pakan alternatif Kaya nutrisi: Mengandung protein (20-35%), asam amino esensial, vitamin (A, B12, Beta Karoten), dan mineral yang bermanfaat untuk pertumbuhan hewan ternak Biaya lebih rendah serta
Dapat mengurangi biaya pakan secara signifikan, bahkan hingga 50% dibandingkan pakan konvensional.
Pertumbuhan cepat Mampu tumbuh dan berkembang biak dengan cepat sehingga bisa dipanen dalam waktu 5-7 hari.
Mudah dibudidayakan
Dapat dibudidayakan di kolam atau tanah berlumpur dengan memanfaatkan pupuk organik.
Meningkatkan kesehatan: Membantu meningkatkan pertumbuhan ikan, kesehatan pencernaan, dan kekebalan tubuh..
Lebih lanjut Tonang menjelaskan bahwa bibit azola telah sampai di balai dan segera ditabur untuk dibudidayakan di BBI Kulango. Harapannya dengan adanya azola bisa memenuhi kebutuhan pakan ikan air tawar dibalai ini.. termasuk kedepan jika pembudidaya membutuhkan silakan ke BBI Kulango..
“Sekarang sudah ada di balai bibit Azola itu tinggal di tebar untuk menjadi pakan ikan . ” Demikian Kadis Tonang(*)
Redaksi










