BUOL! NEWSLINE. ID- Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Buol Gorontalo (PPMIB-G) yang sebagian besar tinggal di Asrama Buol,,Gorontalo mengeluhkan fasilitas yang digunakan untuk keperluan sehari-hari sangat memprihatinkan.
“.Selama ini kami yang tinggal di Asrama mulai tidak nyaman dengan melihat keadaan fasilitas banyak yang rusak alias tidak berpungsi.” ungkap Tasya Irham pada media Newsline. Id (29/4/2025).
Ia, menuturkan sudah sekian tahun air bersih yang mereka gunakan tidak layak untuk di pakai mandi, maupun mencuci pakaian, sebab air yang di tarik dengan mesin dari dalam tanah (atau mesin dav) warnanya kuning dan berbau serta kemerah-merahan, hal ini di alami mahasiswa yang sudah lama tinggal di Asrama ini, demikian juga fasilitas air PDAM sampai saat tidak ada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih parah lagi Jelas Tasya yang juga merupakan bendahara umum PPMIB-G. Bahwa bangunan baru yang di bangun pada jaman kepemimpinan Bupati Buol Dr Amirudin Rauf dan Abdullah Batalipu, saat ini banyak yang rusak dan tidak berpungsi dengan baik, dari 6 tempat kamar mandi, 5 tidak berpungsi dan 1 bisa di gunankan, mereka pun ( red mahasiawa) setiap hari harus antrian kluar masuk . Di samping itu Asrama merupakan langganan banjir, atap seng banyak yang bocor sehingga jika hujan turun air menetes merusak flapon dan menggenangi tempat tidur.
“kami kalau memasak Nasi atau lauk ikan sayur harus beli air gelon. “ujar Tasya yang ddisahut mahasiswa lainnya.
Pantauan media ini satu bangunan tua mulai rusak, dindingnya terkelupas serta atap seng banyak yang bocor ,mahasiswa meminta perhatian pemerinta kabupaten (pemkab) Buol untuk datang melihat langsung kondisi Asrama yang di tempati mahasiswa dan pelajar yang menuntut ilmu di Goronto.
“Semoga Bupati Buol dan Wakil Bupati Serta DPRD bisa memperhatikan keadaan Asrama yang di tempati puluhan mahasiswa dan pelajar ini. “demikian Tasya berharap (Tam).










