BUOL! NEWSLINE. ID – Masyarakat Desa Duamayo dan Pemerintah Desa Duamayo mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk segera memperbaiki akses jalan yang menghubungkan desa tersebut dengan desa tetangga. Jalan yang rusak parah telah menyebabkan kesulitan bagi petani dalam mengangkut hasil panen pertanian dan perkebunan menuju pasar.
Tidak hanya petani, siswa-siswa ,guru yang pergi ke sekolah juga terpaksa menghadapi jalan becek, bebatuan, dan berlubang-lubang, terutama saat musim hujan. Kondisi ini telah berlangsung lama dan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Jalan ini sangat penting bagi kami, tapi kondisinya sangat memprihatinkan. Kami meminta Pemkab dan dinas teknis untuk segera memperbaiki jalan ini,” kata Kepala Desa (Kades) Duanayo Barto Layuk pada media ini Senin (12/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan usulan desa untuk perbaikan jalan sudah tidak terhitung setiap tahun melalui Musrembang maupun profosal setiap tahun ke pemda melalui dinas PUPR sampai sekarang tidak mendapatkan respon positif untuk mengatasi perbaikan jalan yang merupakan urat nadi petani. Jika sudah musim hujan aktifitas warga tertunda ,masyarakat Desa Duamayo berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan tersebut, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat desa
.” siswa dan guru serta petani di desa ini hanya butuh akses jalan yang bagus untuk membawa hasil panen komoditi di jual keluar desa. “ungkap Kades Barto
Kabid Binamarga Jalan Duamayo Sudah Diusulkan Ke Kementrian, Tunggu Skala Prioritas
Ahmad Yani Kepala Bidang (Kabid) Binamarga Dinas PUPR menjelaskan bahwa kondisi jalan yang menghubungkan Desa Duamayo dengan desa tetangga sudah diusulkan ke Kementrian untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) setiap tahun tapi oleh kementerian di anggap belum skala prioritas.
” Pada tahun sebelumnya, usulan jalan Duamayo sudah masuk, tapi tidak masuk dalam skala prioritas oleh Kementrian.. “ujar Yani
Adapun usulan pemda pada kementrian tahun 2024-2025 di fokuskan pada proyek Lokodidi-Pelabuhan serta jaln dalm desa dan yang berikut ruas jlan desa Tayadun -deaa Domag kecamatan Bunobogu anggarannya sekitar 30 milyar,” kata Ahmad Yani.
Ahmad Yani menambahkan bahwa dana APBD kabupaten Buol tidak mampu membiayai usulan perbaikan ruas jalan Bongo- Duamayo karena butuh biaya besar sehingga perlu diusulkan ke pusat untuk mendapatkan DAK.
“Tahun ini kita usulkan lagi semoga tahun 2027 ruas jalan Bongo- Duamayo menjadi prioritas untuk di aspal hotmix. “kata Yani (tam)










