BPKAD Buol Buka Suara Soal Pencatutan 26 Media ‘Kami Siap Klarifikasi Langsung'”

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL! NEWSLINE. ID- Sebuah kontroversi mewarnai hubungan antara pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Buol dan sejumlah media online lokal. Sejumlah wartawan media online di Buol mendatangi kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk meminta penjelasan terkait pencatutan media yang bermitra dengan Pemda melalui Diskominfo.

Kedatangan wartawan tersebut dipicu oleh pemberitaan di salah satu media lokal di Buol yang mengkritik kebijakan di BPKAD yang menyebut ada 26 media  di anggap menjadi  patner untuk melakukan klarifikasi atau jumpa pers terkait permasalahan di OPD tersebut hal itu mengundang reaksi dari para awak media untuk mempertanyakan.

Perlu diketahui Sebanyak 26 media online saat ini masih mengikuti verifikasi berkas kelengkapan dokumen perusahaan pers pada Dinas Kominfo untuk bekerja sama dengan Pemda pada tahun 2026 lolos atau tidak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan (Kaban) BPKAD, Moh. Kasim Ali, saat ditemui sejumlah wartawan di kantor BPKAD, Kamis (8/1/2026), mengatakan bahwa informasi yang tengah viral di grup-grup WhatsApp melalui pemberitaan tersebut seakan menjadikan 26 media sebagai pelindung Kaban dari kritikan

. “Sesungguhnya bukan seperti itu,” ujarnya.

Ia hanya meminta bahwa pihaknya bersedia untuk didatangi langsung di kantor untuk meminta klarifikasi terkait kritikan.

.”Saya bersedia ditemui langsung karena kalau lewat handphone atau WhatsApp tidak lengkap informasi yang kita sampaikan,” tambah Kaban BPKAD Moh. Kasim Ali.

Kaban BPKAD Moh. Kasim Ali yang di dampingi kabid Media Ismail pada Dinas Kominfo menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk menerima klarifikasi dan ingin memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait tugas dan kewenangannya.

. “Silakan teman-teman wartawan kritik melalui tulisan asalkan berimbang, dan saya bersedia menjawab secara langsung bukan melalui telpon genggam karena biasanya informasi yang saya sampaikan kurang akurat,” paparnya.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan hubungan antara Pemda dan media online di Buol dapat lebih transparan dan profesional. Kaban BPKAD berharap agar masyarakat dapat memahami bahwa pihaknya selalu terbuka untuk klarifikasi dan memberikan informasi yang akurat.

“Saya siap menunggu di kantor, siapa saja yang datang meminta penjelasan soal kebijakan anggaran di daerah,” tutup Moh. Kasim Ali. /tim

Berita Terkait

Kemenag Buol Turun ke Tiga KUA, Pastikan Layanan Nikah dan Moderasi Beragama Jalan
Sejarah Baru: Buol Kabupaten Pertama di Sulteng Jalankan Amdalnet
RTH Buol Jadi Lokasi Halal Bihalal : DLH Ajak OPD Bangun Infrastruktur Hijau
Kajati Sulteng Kunjungi Buol Perkuat Pengawalan Pembangunan Daerah
SMK Negeri 1 Bokat Gelar UKK Mandiri TKJ Gandeng Dinas Kominfo Buol
Sekda Buol Terima Tim Komisi Informasi Sulteng Bahas KIP
Bupati dan Wabup Hadiri Peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tengah ke 62 di Palu
Pesta Miras di Anjungan Leok Dibubarkan Polisi ,7 Pelaku Diberi Teguran Keras
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:00

Kemenag Buol Turun ke Tiga KUA, Pastikan Layanan Nikah dan Moderasi Beragama Jalan

Jumat, 17 April 2026 - 13:09

Sejarah Baru: Buol Kabupaten Pertama di Sulteng Jalankan Amdalnet

Kamis, 16 April 2026 - 07:37

RTH Buol Jadi Lokasi Halal Bihalal : DLH Ajak OPD Bangun Infrastruktur Hijau

Rabu, 15 April 2026 - 16:38

Kajati Sulteng Kunjungi Buol Perkuat Pengawalan Pembangunan Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 17:07

SMK Negeri 1 Bokat Gelar UKK Mandiri TKJ Gandeng Dinas Kominfo Buol

Berita Terbaru