Aktiftas PETI di Buol Merusak Hutan WALHI Sulteng Siap Tindaklanjuti Informasi

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di  Kecamatan Paleleh dan kecamatan Karamat Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah dilaporkan semakin brutal dan berlangsung terang-terangan. Suara alat berat dan mesin penyedot disebut nyaris tak pernah berhenti.

Praktik tambang ilegal ini disebut tidak lagi beroperasi secara sembunyi-sembunyi. Warga menilai kondisi tersebut sebagai tanda lemahnya penindakan, sehingga memicu dugaan adanya pembiaran oleh pihak berwenang. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait situasi tersebut.
Pantauan masyarakat setempat menunjukkan dampak lingkungan mulai terasa. Aliran sungai di sekitar lokasi dilaporkan tercemar, kawasan hutan terancam gundul, dan risiko bencana serta gangguan kesehatan semakin mengkhawatirkan.

“Kalau aparat serius, PETI ini tidak mungkin bertahan lama. Tapi kenyataannya justru makin brutal,” ujar seorang warga Desa Bodi yang meminta identitasnya dirahasiakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menyebut aktivitas PETI tersebut di salah satu kecamatan diduga dikelola oleh pihak berinisial RB , FA dan RK. Berbagai keluhan masyarakat disebut telah disampaikan, namun aktivitas pertambangan ilegal dikabarkan tetap berjalan.
Secara hukum, praktik PETI melanggar UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba, Pasal 158, dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar. Dampak lingkungannya juga berpotensi melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Warga mendesak aparat penegak hukum di tingkat daerah maupun pusat melakukan langkah tegas dan investigasi menyeluruh.

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Siapa pun yang terlibat harus ditindak,” tegas warga lainnya.

Sementara itu Wandi bagian Kampanye Lembaga Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulteng saat di hubungi via telpon di Palu mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti aktifitas PETI di Buol namun Walhi tetap akan kawal informasi ini untuk di tindak lanjuti,

“.Silakan dimuat saja beritanya nanti kami akan tindaklanjuti . Pungkas Wandi /tim

Berita Terkait

Modus Baru Terbongkar di Buol : Rutin Perpanjang Barcode Tapi Tak Pernah Melaut, Nelayan Diduga Jadi Calo BBM
Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa
Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:01

Modus Baru Terbongkar di Buol : Rutin Perpanjang Barcode Tapi Tak Pernah Melaut, Nelayan Diduga Jadi Calo BBM

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 00:11

Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Berita Terbaru