Lanal Tolitoli-Buol Berhasil Amankan 280 Ball Pakian Bekas Yang Di Duga Di Seludupkan Dari Luar Negeri

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol!Newsline.Id– Penyelundupan pakaian bekas ilegal atau disebut Ballpress berhasil digagalkan aparat TNI AL di bantu  Satuan Lanal Tolitoli-Buol bersama Pos TNI AL

Buol Sebanyak  280 ballpress (pakaian bekas) asal luar negeri yang diduga kuat berasal dari Tawau, Malaysia, di wilayah Pelabuhan Kumaligon, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.(sulteng)

Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Lanal Tolitoli-Buol di Posal Leok, pada Senin (5/5/2025). Komandan Lanal Tolitoli-Buol, Letkol Laut (P) Alpirut Yani Musa Samban, S.E., M.Tr. Opsla menjelaskan bahwa operasi ini berawal dari hasil pendalaman informasi oleh tim intelijen pada akhir April 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim kemudian memetakan sejumlah titik perairan yang dicurigai akan digunakan sebagai lokasi bongkar muat.

“Tim kami menerima laporan awal pada 28 April, dan setelah pendalaman, kami menemukan pergerakan mencurigakan pada 3 Mei yang mengarah ke wilayah Kumaligon,” ungkapnya.

Puncak operasi terjadi pada 4 Mei dini hari. Sekitar pukul 03.30 WITA, tim mendapat informasi bahwa beberapa unit truk telah bersiap untuk mengangkut barang. Pada pukul 07.00 WITA, sebuah kapal tanpa nama diketahui masuk ke Pelabuhan Kumaligon dan segera membongkar muatan.

Selanjutnya, pada pukul 10.15 WITA, tim melakukan penangkapan dan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan ratusan ballpress berisi pakaian dan sepatu bekas, serta lima unit telepon genggam. Kapal yang digunakan tak memiliki nama maupun dokumen legal, dan dinakhodai pria berinisial R alias John.

Berikut rincian barang bukti yang diamankan:

280 ballpress (272 berisi pakaian bekas, 8 berisi sepatu)

5 unit HP berbagai merek

Tidak ada dokumen kapal dan dokumen anak buah kapal (ABK)

Penyelundupan pakaian bekas ilegal kerap menjadi perhatian serius karena merugikan industri tekstil nasional, khususnya pelaku UMKM, serta mengancam lapangan kerja masyarakat.

“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga merusak tatanan ekonomi dalam negeri. Penindakan ini sejalan dengan semangat program Asta Cita Presiden RI dalam melindungi perekonomian bangsa,” ujar Komandan Lanal Tolitoli-Buol.

Lanal Tolitoli-Buol menegaskan akan terus memperkuat patroli dan pengawasan di wilayah rawan penyelundupan, terutama di pelabuhan-pelabuhan kecil di wilayah Buol. (*)

 

Berita Terkait

Kemenag Buol Turun ke Tiga KUA, Pastikan Layanan Nikah dan Moderasi Beragama Jalan
Sejarah Baru: Buol Kabupaten Pertama di Sulteng Jalankan Amdalnet
RTH Buol Jadi Lokasi Halal Bihalal : DLH Ajak OPD Bangun Infrastruktur Hijau
Kajati Sulteng Kunjungi Buol Perkuat Pengawalan Pembangunan Daerah
SMK Negeri 1 Bokat Gelar UKK Mandiri TKJ Gandeng Dinas Kominfo Buol
Sekda Buol Terima Tim Komisi Informasi Sulteng Bahas KIP
Bupati dan Wabup Hadiri Peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tengah ke 62 di Palu
Pesta Miras di Anjungan Leok Dibubarkan Polisi ,7 Pelaku Diberi Teguran Keras
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:00

Kemenag Buol Turun ke Tiga KUA, Pastikan Layanan Nikah dan Moderasi Beragama Jalan

Jumat, 17 April 2026 - 13:09

Sejarah Baru: Buol Kabupaten Pertama di Sulteng Jalankan Amdalnet

Kamis, 16 April 2026 - 07:37

RTH Buol Jadi Lokasi Halal Bihalal : DLH Ajak OPD Bangun Infrastruktur Hijau

Rabu, 15 April 2026 - 16:38

Kajati Sulteng Kunjungi Buol Perkuat Pengawalan Pembangunan Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 17:07

SMK Negeri 1 Bokat Gelar UKK Mandiri TKJ Gandeng Dinas Kominfo Buol

Berita Terbaru