BUOL! Newsline. Id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol Baru saja menyetujui perubahan nama Bandara Pogogul menjadi Bandara Pogogul Abdul Karim Mbouw pada rapat paripurna yang digelar Jumat (09/05/2025).
Pergantian itu merupakan bentuk penghormatan atas jasa Bupati pertama Kabupaten Buol Abdul Karim Mbouw, selaku tokoh pejuang berdirinya Kabupaten buol. Menjdi daerah. Otonom dan perintis pembangunan bandara saat itu.
Rapat paripurna yang berlangsung di ruang rapat utama DPRD Buol dipimpin oleh Ketua DPRD Ryan Nathaniel Kwendy, didampingi Wakil Ketua I Karmin Kaimo, dan Wakil Ketua II Ahmad Kuntuamas. Hadir dalam rapat ini Wakil Bupati Buol Moh. Nasir Dj. Daimaroto, Sekretaris Kabupaten Buol Dadang, unsur Forkopimda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penetapan perubahan nama ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan berita acara oleh Ketua DPRD kepada Wakil Bupati Buol, sebagai dasar penyusunan peraturan daerah (Perda) terkait. Ketua DPRD Ryan Nathaniel Kwendy menyatakan, perubahan nama ini untuk mengenang jasa Abdul Karim Mbouw dan juga memperkuat identitas sejarah daerah dan mendukung strategi pembangunan Buol ke depan.
“Bandara Pogogul Abdul Karim Mbouw diharapkan menjadi pintu gerbang modern yang menarik bagi investor dan wisatawan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Buol,” ujar Ryan.
Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, menegaskan bahwa perubahan nama ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati Risaharyudi Triwibowo.
“Perubahan nama ini adalah tonggak sejarah bagi Buol. Almarhum Abdul Karim Mbouw memiliki peran penting dalam sejarah pembangunan bandara dan pembentukan daerah ini,” ujar Nasir
Ia menjelaskan setelah selesai perubahn nama ini di harap dinas tehnis agar segera mengurus kelengkapan persyaratan untuk di ajukan kepada kementrian perhubungan agar nama bandara Buol terdaftar di seluruh indonesia.
“.Dinas tehnis di mnta untuk mengurus semua perlengkapan persyaratan supaya bandara kita masuk dalam jadwal penerbangan. ” Demikian Nasir (*)
Editor : Redaksi










